Info ayam bangkok super vip jenis ayam aduan thailand birma jepang dan vietnam lengkap gambar, tips obat, rawatan & ciri

Showing posts with label obat ayam. Show all posts
Showing posts with label obat ayam. Show all posts

Jenis Penyakit pada Unggas dan Ayam Bangkok Lengkap Obat

gambar ayam sakit
Jenis jenis penyakit ayam dan unggas yang masuk dalam kategori berbahaya, secara umum dibagi dalam dua kelompok. Yaitu penyakit ayam akibat virus dan penyakit akibat bakteri. Penyakit ayam dan unggas diluar virus dan bakteri tergolong penyakit tidak berbahaya. Diantaranya adalah penyakit jamur gatal di kepala, parasit seperti cacing dan kutu, bubul bekas luka di telapak kaki. Penyakit penyakit ini relatif mudah disembuhkan dan tidak mematikan dalam jangka waktu singkat



Cara alternatif mengobati penyakti tetelo ayam bangkok


obat tetelo

GAMBARAN PENYAKIT TETELO / NEWCASTLE DISEASE /ND


Penyakti tetelo atau newcastle disease virus (ND) adalah salah satu penyakit ayam akibat virus paling berbahaya setelah flu burung (artikel flu burung). Ayam terserang tetelo/newcastle disease (ND) tipe ganas menimbulkan angka kematian hampir 100 % baik ayam kecil maupun ayam dewasa.  Artinya hampir seluruh ayam yang terkena tetelo/ND akan mati atau menderita akut seperti kepala terpuntir atau lumpuh. Kematian atau kejadian akut dapat terjadi pada ayam bangkok dalam waktu singkat 1-2 hari hingga satu minggu, tergantung kondisi penanganan dan daya tahan tubuhnya.

Gejala penyakit tetelo secara teoritis dapat dilihat pada artikel penyakit tetelo newcastle disease.  Tetapi berdasarkan pengalaman ternak ayam bangkok tahapan penyakit tetelo sejak mulai sakit hingga akut seperti diuraikan berikut.
  • Gejala pertama, berak encer putih setengah bagian (seperti cat putih tercecer di lantai), sebagian lagi lembek tapi tidak encer berwarna agak kehijauan. Gejala sakit seperti lemas, lesu dan murung belum tampak. Jika cepat dipisahkan dan ditangani maka ayam bangkok bisa sembuh.
  • Jika virus tetelo bisa dilawan maka satu hari berikutnya berak menjadi normal dan sembuh. Sebaliknya jika virus tetelo makin kuat maka gejala sakit meningkat, yaitu berak encer putih makin dominan hampir semua putih encer, diiringi gejala sakit/deman seperti lemah, lesu, kurang gairah dan makan sedikit. Peningkatan gejala ini bisa terjadi beberapa jam hingga 1-2 hari. 
  • Gejala selanjutnya dalam hitungan jam atau beberapa hari (tergantung daya tahan tubuh dan penanganan), yaitu jengger agak kebiruan (sulit dilihat), tembolok mengeras (sulit diketahui), nafsu makan turun drastis, gejala penyakit pernafasan muncul seperti megap-megap, bersin, kadang ngorok, dan gejala demam makin parah yaitu kaki dan tubuh gemetar (lemas dan meriang panas/dingin).
  • Selanjutnya gejala yang sangat kritis bisa muncul yaitu leher kejang (seperti kesulitan bernafas dengan leher ditarik memanjang dan memendek). Gejala leher kejang umumnya terjadi paling terakhir, dan akibatnya ayam tidak bisa makan (harus disuapin). Kadang gejala leher kejang diikuti dengan kaki lemas atau lumpuh.
  • Jika ayam tidak kuat maka setelah gejala leher kejang ayam akan mati dalam beberapa jam, jika masih kuat maka leher kejang berlangsung 1-2 hari hingga sembuh atau ayam sembuh dengan kepala terpuntir.


PELUANG SEMBUH PENYAKIT TETELO

 

  • Secara medis penyakit ayam akibat virus, termasuk tetelo/newcastle disease (ND), tidak bisa diobati karena belum ada obat yang bisa membunuh virus.
  • Tetapi virus tetelo/ND bisa mati oleh anti septik, desintektan dan deterjen. Contohnya disinfektan merek Rodalon, digunakan melalui penyemprotan untuk membunuh virus dan bakteri penyakit di sekitar kandang. 
  • Rodalon ini pernah diaplikasikan, dimasukkan ke dalam pembuluh darah ayam melalui suntikan, tapi sangat spekulatif karena bisa membahayakan ayam itu sendiri, hanya 1 ekor yang sembuh dari 4 ekor yang pernah dicoba. 
  • Patut dicoba apabila ada antiseptik alami dari tumbuhan yang bisa mematikan virus tetapi tidak berbahaya kepada ayam, seperti daun sirih.


PERLAKUAN TERHADAP AYAM TETELO



  • Tujuan perlakuan terhadap ayam bangkok yang terserang penyakit tetelo/ND adalah memperlambat terjadinya gejala-gejala tetelo yang parah/akut, sehingga gejala akut seperti leher terpuntir atau kelumpuhan tidak terjadi, sambil menunggu virus tetelo lama kelamaan lemah dan mati. 
  • Pertama yang harus dilakukan adalah memisahkan ayam bangkok sesegera mungkin sejak pertama kali menampakkan gejala awal yaitu berak sebagian besar putih encer.
  • Pemisahan bertujuan untuk mengistirahatkan ayam agar tubuhnya kuat melawan penyakit, dan untuk ditangani khusus dengan pemberian obat-obatan untuk mengurangi efek dari penyakit tetelo, seperti mengurangi deman dan untuk menambah vitamin atau jamu untuk memperkuat daya tahan tubuhnya.
  • Daya tahan tubuh ayam bangkok diperkuat dengan pemberian vitamin C dosis rendah, misalnya merek IPI @50mg, berikan 1-2 x sehari. Dapat juga menambahkan multivitamin lainnya, tapi tidak boleh berlebihan karena tubuh ayam yang terserang penyakit tetelo dikhawatirkan tidak kuat menerima obat yang kebanyakan.
  • Efek deman dan rasa sakit pada ayam bangkok diatasi dengan pemberian paracetamol. Parasetamol yang bisa diberikan seperti obat flu bodrek, panadol, neozep, inza, yang kandungan utamanya paracemol 500 mg, diberikan 1/8 hingga 1/4 bagian, 2 x sehari.
  • Pakan dan air bisa diberikan seperti biasa, misalnya pur atau campuran dengan nasi atau dedak, sebaiknya tidak terlalu banyak agar tembolok ayam tidak terlalu penuh. Jika kebanyakan bisa menggangu leher dan pernafasan ayam, sebab penyakit tetelo juga menyerang saluran pernafasan.

OBAT PENYAKIT TETELO ALTERNATIF


  • Karena tidak ada obat medis untuk mengobati tetelo, maka harus digunakan obat herbal atau ramun jamu tradisional dari tanaman obat.
  • Berdasarkan pengalaman, bawang merah atau bawang putih secara tunggal tidak bisa menyembuhkan tetelo.  Tetapi campuran ramuan kunyit 1 cm, kencur 1/2 cm, dan bawang putih setiap 3 x dalam seminggu dapat mencegah tetelo (bukan mengobati, tetapi untuk mencegah sebelum terkena tetelo).
  • Perasan daun pepaya secara tunggal berdasarkan pengalaman tidak dapat menyembuhkan tetelo.  Tetapi berdasarkan info dari BPP Nanggulan Yogyakarta, bahwa campuran ramuan kunyit, bawang putih dan daun pepaya yang diberikan secara rutin dapat mencegah penyakit flu burung.  Jika bisa mencegah flu burung maka juga bisa mencegah tetelo, karena kedua penyakit tersebut sama-sama penyakit infeksi viral yang juga diakibatkan oleh virus.
  • Berdasarkan pengalaman, antiseptik/desinfektan alami yaitu daun sirih (bukan batang sereh untuk memasak), ternyata bisa menyembuhkan 3 ekor ayam bangkok dewasa yang baru terkena tetelo, tetapi belum pernah dipraktekkan kepada ayam bangkok yang sudah terkena tetelo yang parah.  
  • Obat tetelo yang paling ampuh yang pernah dicoba adalah campuran beberapa tanaman obat dari rimpang kunyit putih, daun sirih merah (sangat pahit), sambiloto (sangat pahit), temu kunci.  Salah satu dari tanaman obat ini sebaiknya harus ada ketika membuat ramuan obat untuk tetelo.
  • 3 Jenis yang pernah dicoba adalah campuran kunyit putih, sambiloto dan temu kunci sangat ampuh, bisa menyembuhkan 15 ayam bangkok dewasa, beberapa ekor anak ayam 2 bulan, tetapi tetap ada yang mati sekitar 3 ekor ayam dewasa, dan ayam di bawah 2 bulan masih tidak bisa disembuhkan (dari 4 peternak teman dan tetangga).  Ramuan lainnya juga bagus adalah campuran kunyit putih, temu kunci, sirih hijau, daun pepaya, dan kunyit biasa.
  • Kunyit putih, sambiloto dan sirih merah merupakan antikanker, antiinflamasi, anti radang yang banyak digunakan untuk obat kanker.  Penelitian IPB, Balitro, dan publikasi di Indosiar.com dan Kompas.com banyak menunjukkan keampuhan tanaman obat tersebut untuk kanker dan juga untuk flu burung (juga tetelo).  
  • Sebaiknya buat ramuan sesuai dengan bahan yang ada, setidaknya tiga jenis tanaman obat agar ampuh.
Demikian postingan cara alternatif mengobati penyakti tetelo ayam bangkok, sekedar ikut berpartisipasi mengingat tetelo terlalu sering dialami oleh kita peternak dan penggemar ayam bangkok.

TERKAIT

Jenis obat obatan ayam bangkok aduan


obat ayam

GAMBARAN UMUM PENYAKIT DAN OBAT AYAM BANGKOK 

  • Perhatikan sisa makanan seperti nasi, ikan, daging dan sayuran. Satu hari setelah dibuang, semuanya membusuk secara perlahan-lahan. Pembusukan itu adalah akibat serangan kuman bakteri yang terdapat di udara, tanah, dan dimana saja.
  • Perhatikan juga bekas luka, jika tidak dibersihkan/diobati akan membengkak, membusuk, bernanah, dll. Itu semua juga akibat serangan bakteri. 
  • Kuman-kuman seperti bakteri, virus dan jamur yang ada dimana saja juga menyerang/memakan makhluk hidup seperti manusia dan hewan, karena kuman tersebut juga perlu makan untuk hidup. Tubuh akan melawan serangan itu, jika pertahanan tubuh kuat akan tetap sehat dan jika lemah akan terserang dan menimbulkan penyakit.
  • Bagian tubuh yang berhasil diserang oleh kuman akan rusak, memar, radang, membusuk, yang dinamakan dengan infeksi. Semua bentuk infeksi itu menimbulkan rasa sakit dan terkadang deman. 
  • Pada ayam, semua serangan virus (virus flu burung dan virus tetelo), dan serangan bakteri (pilek/snot, ngorok, berak kapur dan kolera) akan mengakibatkan sakit dan demam pada ayam, yang ditandai oleh gejala lesu, lemas, badan agak panas, gemetaran, dan tidak nafsu makan, ditambah gejala khusus yang berbeda untuk setiap jenis virus/bakteri penyakit. Silahkan lihat daftar lengkap penyakit pada artikel jenis penyakit pada unggas dan ayam bangkok
  • Obat-obatan adalah lawannya penyakit, dapat digunakan untuk mencegah penyakit (vaksin), membunuh kuman (antibiotik, antiseptik, desinfektan), mengurangi efek deman karena penyakit (paracetamol) dan menguatkan pertahanan tubuh (vitamin).


VAKSIN MENCEGAH PENYAKIT VIRUS

  • Vaksin yang selalu siap sedia untuk ternak ayam bangkok adalah vaksin ND (tetelo), yaitu vaksin untuk penyakit ayam terserang tetelo. Lebih baik mencegah tetelo dengan vaksin daripada mengobati, karena serangan penyakit tetelo masih kecil peluangnya disembuhkan. Disamping ND perlu dipertimbangkan vaksin AI (avian influenza-flu burung).
  • Harga vaksin medivac-ND ukuran 100 ekor di ± Rp 12.000, untuk 500 ekor Rp 19.000,-
  • Gunakan vaksin umur 4 hari, 4 minggu, selanjutnya setiap 3-4 bulan. Juga untuk setiap ayam baru yang didatangkan dari luar.
  • Vaksinasi dan obat tetelo terdapat pada artikel Cara memilih dan menggunakan vaksin tetelo pada ayam bangkok atau Cara alternatif mengobati penyakit tetelo ayam bangkok
  • Khusus untuk peternakan skala besar seperti ayam negeri, sebaiknya gunakan beragam jenis vaksin virus dan bakteri.  Silahkan lihat daftar vaksin lengkap pada artikel Jenis vaksin unggas dan ayam bangkok 

ANTIBIOTIK OBAT AYAM BANGKOK PALING AMPUH

  • Antibiotik untuk obat ayam bangkok atau obat ayam aduan disediakan yang praktis saja, yang bisa menyembuhkan semua jenis penyakit bakteri. Contoh yang bisa disediakan adalah Trimezyn-Medion.  Trimezyn mengandung trimethoprin dan sulfadiazin, sebagai obat ayam yang menderita penyakit korisa (pilek, snot), CRD (ngorok), kolera (berak hijau), fowl typhoid (mencret kuning), pullorum (berak kapur), colibacillosis, dan lainnya.
  • Trimezyn tersedia dalam bentuk kaplet ukuran 50 butir Rp. 4.500. Gunakan 1 butir/hari untuk ayam remaja dan dewasa, ½ butir untuk ayam sedang, ¼ butir (atau dibubukin dan diaduk dengan makanan) untuk anakan kecil dibawah 1 bulan.
  • Jenis antibiotik lain juga ada, ada juga berbentuk bubuk, tapi lebih baik bentuk kaplet karena sudah di takar untuk 1 butir satu ayam dewasa.
gambar trimezyn antibiotik penyakit ayam
Trimezyn dan Rodalon


ANTIBIOTIK LAIN 

  • Antibiotik yang dimaksud adalah antibiotik yang paling umum digunakan oleh manusia untuk menyembuhkan infeksi, yaitu amoxicillin dan salep oxytetracyline. 
  • Amoxicillin generik (indofarma, kimia farma, dll) Rp 6.00 per 10 butir @500mg (dosis tinggi karena untuk manusia yang berat badan puluhan kg).
  • Amoxicillin diberikan ½ butir/hari (selama 3 hari) untuk obat ayam bangkok aduan setelah bertarung yang berkemungkinan terkena luka dalam yang tidak diketahui. Juga akan mempercepat penyembuhan luka luar yang parah akibat kena taji.
  • Salep oxytetracyline mengandung antibiotik untuk menyembukan infeksi dan luka luar. Cocok dioleskan pada bekas luka parah yang darahnya sudah tidak mengalir, sebelumnya darah dihentikan dulu dengan obat merah atau parutan kunyit atau bubuk kopi. Kelebihannya bekas luka yang sembuh tampak bersih. Harga salep oxytetracyline Rp 3.500/buah.
obat parasetamol untuk penyakit ayam bangkok
Paracetamol Inza dan Amoxicillin


PARACETAMOL OBAT AYAM ADUAN TERSERANG DEMAN

  • Parasetamol disediakan untuk mengurangi sakit/demam tinggi pada ayam akibat terserang penyakit yang parah seperti tetelo. Parasetamol tidak perlu diberikan pada ayam yang hanya terserang bakteri seperti korisa (pilek, snot), CRD (ngorok), kolera (berak hijau), fowl typhoid (mencret kuning), pullorum (berak kapur), colibacillosis.
  • Parasetamol yang disediakan adalah yang biasa digunakan untuk obat flu seperti bodrex, panadol, inza, neozep, dll yang mengandung bahan utama parasetamol 500mg. Harga Rp 2.000/4 butir.
  • Berikan ¼ butir untuk ayam sakit dewasa yang terkena sakit/deman tinggi atau yang terluka parah karena taji. 

ANTI SEPTIK UNTUK OBAT AYAM ADUAN YANG LUKA

  • Antiseptik yang paling sederhana adalah obat merah, digunakan pada luka untuk mematikan kuman agar tidak infeksi.
  • Antiseptik sekaligus desinfektan lain dapat digunakan seperti Rodalon berbentuk cair.  Rodalon dicampur dengan air lalu disemprotkan ke dalam dan sekitar kandang untuk membunuh kuman bakteri dan virus.
  • Deterjen yang biasa digunakan mencuci juga bisa digunakan.  


OBAT AYAM DARI JAMU HERBAL TRADISIONAL
  • Obat herbal dari tanaman obat tradisional, dalam hal-hal tertentu lebih ampuh daripada obat kimia seperti diuraikan di atas.  Obat herbal dapat digunakan untuk mencegah penyakit tetelo dan flu burung seperti dapat dilihat pada artikel Cara alternatif mengobati penyakit tetelo.  Tidak hanya mencegah penyakit, ternyata obat herbal tersebut juga bisa menyembuhkan penyakit tetelo, walaupun persentasenya masih 50%.  Obat herbal utama adalah sambiloto, sirih merah, temu kunci, kunyit putih, dan dapat ditambahkan sirih hijau, daun brotowali/antawali, daun pepaya, kunyit, temu lawak, bawang putih, dll.  
  • 2 jenis ramuan obat herbal yang pernah dicoba, yaitu, pertama campuran kunyit putih, sambiloto dan temu kunci, atau ramuan kedua yaitu kunyit putih, temu kunci, sirih hijau, kunyit biasa, daun pepaya dapat mencegah dan mengobati penyakit tetelo.  Ramuan tersebut tidak hanya untuk penyakit tetapi membuat ayam bangkok bersemangat dan bergairah, nafsu makan tinggi, dan selalu sehat, yang akibatnya ayam cepat besar walaupun makanannya lebih banyak dedak daripada pur.  Jadi memang benar bahwa ramuan obat tradisional tersebut juga berguna untuk efisiensi pakan.
  • Untuk luka luar sehabis tarung atau bekas bubul di kaki sangat cepat diobati dengan kunyit atau cabe besar merah atau cabe rawit yang merah.  Kunyit dan cabe tersebut juga bisa dicampur.  Untuk luka luar cabe dan kunyit tersebut memang lebih ampuh daripada obat kimia. 
  • Masih banyak lagi jenis ramuan obat tradisional yang ampuh dan harusnya bisa dimanfaatkan.  Jika tadinya lebih percaya obat kimia antibiotik, maka setelah mencoba obat tradisional tersebut maka akan semakin yakin menggunakan obat tradisional dari tanaman obat.
Demikian postingan tentang jenis obat obatan ayam bangkok aduan, semoga bermanfaat.


TERKAIT



Jenis vaksin unggas dan ayam bangkok

Apa pentingnya vaksinasi unggas bagi peternak ayam negeri?


  • Selain pakan yang selalu disediakan untuk memacu pertumbuhan ayam, maka vaksin adalah yang bertugas menjaga kondisi kesehatan ayam agar dapat menolak virus/bakteri penyakit yang datang tiba-tiba tanpa diketahui kapan waktunya.
  • Vaksinasi unggas membuat peternak ayam negeri yang memiliki ratusan hingga ribuan ekor ayam menjadi lebih tenang menghadapi kondisi perubahan cuaca yang tak menentu ataupun bila wabah penyakit datang menyerang tiba-tiba. 
  • Kejadian kasus flu burung sekitar 2004-2006 yang telah menghancurkan investasi dan masa depan peternak ayam negeri di kala itu adalah pembelajaran penting untuk semakin meyakinkan pentingnya vaksinasi unggas di setiap tahapan umur ayam.
  • Harga vaksin yang sangat murah bila dihitung biayanya untuk per ekor ayam, maka pada umumnya peternak ayam negeri menerapkan sebagian besar jenis-jenis vaksin virus dan bakteri yang ada.

Apa pentingnya vaksin bagi peternak ayam bangkok?


  • Peternak ayam bangkok ataupun ayam kampung rumahan pada umumnya memiliki hanya beberapa ekor ayam saja atau hingga puluhan ekor. Artinya jumlah ternak ayam bangkok jauh lebih sedikit daripada ternak ayam negeri. 
  • Disebabkan jumlahnya yang sedikit maka ayam bangkok yang terkena serangan penyakit masih bisa ditangani/dirawat intensif.
  • Namun tetap harus hati-hati terhadap dua penyakit yang paling berbahaya dan mematikan yaitu flu burung (avian influenza) dan tetelo/ND. 
  • Flu burung pada umumnya datang menyerang dalam interval waktu yang cukup lama, tidak selalu ada setiap tahun, karena itu vaksin avian influenza (AI) bisa digunakan temporer yaitu saat tersiar kabar daerah tempat lokasi tenak sudah ada yang terserang wabah flu burung.
  • Namun lain halnya dengan tetelo/ND, setiap tahun selalu ada, bisa dimusim hujan yang berlangsung selama beberapa bulan dan juga masa pancaroba. Disaat cuaca baik pun tetelo/ND tetap saja mengkhawatirkan terutama apabila ada ayam baru yang dibeli/dibawa oleh peternak sendiri ataupun oleh tetangga. Karena itu vaksin ayam jenis tetelo/ND perlu dan harus rutin diaplikasikan untuk melindungi ayam bangkok kesayangan.

Pilihan jenis vaksin unggas yang tersedia


  • Disini diperlihatkan jenis jenis vaksin unggas atau vaksin ayam yang digunakan untuk ayam negeri petelur, pedaging, dan tentu juga untuk ayam bangkok ataupun ayam kampung. Kebetulan merek yang ada dan pernah dicoba adalah merek medivac-medion. 
  • Tipe vaksin ayam didasarkan pada kode vaksin, misalnya medivac ND-AI adalah merek medivac untuk dua penyakit sekaligus yaitu ND (Newcastle Disease, tetelo) dan AI (Avian Influenza, flu burung).
  • Sebagian besar vaksin ayam digunakan oleh peternak ayam negeri karena menguntungkan secara ekomis dan juga karena jumlah ayam yang diternak ratusan hingga puluhan ribu ekor.
  • Sementara peternak ayam bangkok yang memiliki beberapa hingga puluhan ekor ayam saja bisa memilih vaksin ayam yang penting-penting saja yaitu vaksin ND adalah yang paling penting, dan boleh menambahkan vaksin AI. Vaksin lainnya tidak terlalu diperlukan karena masih bisa disembuhkan. Lagi pula mengurus/mengobati ayam yang sakit hanya beberapa ekor saja tidak terlalu merepotkan. 
  • Sebagai gambaran harga vaksin ayam, untuk contoh saja misalnya vaksin ND ukuran 100 ekor berkisar Rp 12.000, ukuran 500 ekor Rp 19.000.  Tetapi vaksin AI (flu burung) harganya masih mahal, sekitar Rp 200.000 untuk ukuran terkecil 1.000 ekor.
  • Perbedaan vaksin ayam jenis inaktif dan aktif serta cara menggunakannya sebaiknya tanyakan pada toko penjual. Dapat juga dibaca petunjuknya yang ada dalam kardus kecil tempat botol vaksin.
UNTUK PERBESAR-KLIK GAMBAR
    Jenis vaksin unggas dan ayam bangkok
    Vaksin ayam jenis inaktif

    jenis vaksin ayam dan vaksin unggas
    Vaksin ayam jenis aktif


    Demikian postingan Jenis vaksin unggas dan ayam bangkokyang uraikan dari data vaksin yang diperoleh dari Medion.


    TERKAIT


    Cara memilih dan menggunakan vaksin tetelo pada ayam bangkok

    Kategori obat ayam bangkok: cara vaksinasi unggas untuk penyakit tetelo


    vaksin tetelo pada ayam bangkok

    Postingan ini menjelaskan cara menggunakan vaksin tetelo yang tepat, ditambah sedikit tips cara vaksinasi unggas baik untuk ayam bangkok, ayam kampung, jenis unggas lainnya skala kecil rumah tangga. Penyakit tetelo atau newcastle disease(ND) adalah jenis penyakit yang paling ditakuti peternak ayam bangkok dan unggas lainnya setelah flu burung, karena penyakit tetelo ini tampaknya makin lama makin ganas yang belakangan ini dapat menyebabkan kematian ayam dalam beberapa jam setelah menampakkan gejala lemas dan pendiam. Banyak ayam yang tidak tahan, mati duluan sebelum syaraf kepalanya mutar-mutar (terpuntir). Di Bogor, penyakit tetelo paling banyak terjadi pada musim penghujan bulan November hingga Januari, bisa menghabiskan seluruh ternak, atau hanya menyisakan beberapa ekor saja.

      TIPS MEMILIH DAN CARA MENGGUNAKAN VAKSIN TETELO

      Karena belum ada oba tetelo yang jitu, maka cara yang paling efektif mengatasi penyakit tetelo adalah dengan vaksinasi. Berikut adalah tipsnya:

      • Sebaiknya tidak menggunakan vaksin tetelo berbentuk cairan.  Pengalaman menggunakan vaksin tetelo dalam bentuk cair (dalam bentuk larutan) selama dua tahun, sama sekali tidak ada pengaruhnya.  Selama 2-3 tahun pertama beternak ayam bangkok, tidak ada satupun ayam bangkok yang siap untuk tarung, selalu mati sebelum umur 8 bulan, hanya sisa satu dua ekor indukan yang tua dari 10-20 ekor ayam bangkok. 
      • Pilih vaksin tetelo berbentuk bubuk (kemasan dalam botol kecil sebesar jari kelingking) dengan ukuran untuk 50 ekor sampai 100 ekor ayam.  Hasilnya 3 tahun terakhir menggunakan vaksin tetelo bubuk ini cukup bagus.  Saat musim penghujan hanya terserang tetelo beberapa ekor saja khususnya yang diliarin.   
      • Vaksin tetelo bubuk dibeli di toko yang punya kulkas/lemari es, karena vaksin tetelo harus tersimpan di lemari es agar tetap masih berfungsi.  Perhatikan bubuk vaksin yang ada di dalam botol kecil tersebut, yang bagus berwarna putih bersih (tidak kecoklatan) dan bentuknya memadat rapih di dasar botol
      • Saat di bawa pulang (setelah beli), vaksin dimasukkan ke dalam bungkusan bersama batus es untuk tetap mempertahankan suhu dingin.  Pedagang toko biasanya menyediakan batu es tersebut.  Perlu diperhatikan, jika vaksin tetelo tidak tersimpan dalam suhu dingin dalam beberapa jam saja maka vaksin tidak efektif atau tidak akan bekerja dengan baik.
      • Vaksin yang sudah dibeli segera pula disimpan di kulkas.  
      • Jika tidak memiliki kulkas maka vaksin harus segera digunakan (tentunya dilarutkan dulu dengan air aquades), gunakan habis dalam 2 jam, dan sisa vaksin dibuang.
      • Untuk mengetahui cara menggunakan vaksin tetelo (cara vaksinasi unggas), jangan lupa baca kertas lembaran petunjuknya terlebih dahulu, atau bisa tanya sama toko penjual vaksin tersebut.  Misalnya vaksin harus dilarutkan dulu yaitu untuk ukuran satu botol bubuk vaksin 100 ekor dilarutkan dengan air aquades 50 ml, ukuran yang lebih kecil misalnya 50 ekor dilarutkan dengan 25 ml air aquades.  Demikian juga penerapannya, disuntikkan 0,5ml larutan untuk setiap ayam atau unggas, dan khusus anak ayam yang masih kecil dibawah umur 1 bulan (kasihan jika disuntik) bisa diteteskan di mata atau disemprotkan atau diminumkan.
      • Pemberian vaksin bisa menerapkan 444, artinya saat usia 4 hari, 4 minggu, 4 bulan, dan selanjutnya setiap 4 bulan.  Pada prakteknya bisa diberikan setiap 2-3 bulan pada ayam bangkok, atau disaat saat musim tetelo mulai mewabah.
      TIPS PENGHEMATAN VAKSIN
      • Peternak rumahan yang hanya memiliki sedikit jumlah ayam bangkok, bebek, ayam kampung, unggas lainnya dapat menghemat penggunaan vaksin
      • Cara menghemat adalah hanya melarutkan vaksin sesuai dengan jumlah unggas yang akan disuntikkan.  Jika kita memiliki satu botol vaksin berukuran 100 ekor ayam, maka bisa mengambil hanya seperempat vaksin saja (untuk 25 ekor, dilaruhkan dengan 12-13 ml air aquades).  Yang sulit adalah cara mengambil sebagian vaksin di dalam botol yang kecil tersebut,  harus diakalin misalnya dicolek dengan menggunakan ujung suntikan atau benda kecil lainnya seperti lidi yang kering 
      • Sisa bubuk vaksin di dalam botol bisa disimpan lagi di kulkas untuk digunakan nanti jika diperlukan lagi.  Simpan di kulkas (bukan di freezer beku) dengan botol yang tertutup rapat, bungkus lagi dengan plastik, agar vaksin aman dan tidak menyebar ke seluruh bagian dalam kulkas.
      • Jika ada ayam yang baru dibeli, yang didatangkan dari luar perlu hati-hati karena bisa berpotensi membawa penyakit tetelo jenis lain (jenis tetelo ada beberapa macam) walaupun kelihatannya sehat.  Ayam yang baru datang divaksin terlebih dahulu, dipisahkan selang beberapa hari sebelum digabungkan satu kandang dengan ayam lainnya.
      • Jangan segan-segan menggunakan dan membeli vaksin tetelo karena harganya murah, harga vaksin bubuk sekitar Rp 12.000 untuk 100 ekor ayam, dan Rp 19.000 untuk ukuran 500 ekor.  Ditambah air aquades 100 ml Rp 7.000, suntikan Rp 5.000.  Jika punya kulkas, vaksin bisa digunakan sedikit saja sesuai jumlah ayam, sisanya disimpan, sehingga bisa dipake lama.
      Demikian tips cara vaksinasi unggas untuk jenis penyakit tetelo, semoga bermanfaat.


      TERKAIT